Pages

Sabtu, 13 Oktober 2012

Prinsip deteksi dini kelainan, komplikasi dan penyakit dalam kehamilan


Prinsip deteksi dini kelainan, komplikasi dan penyakit dalam kehamilan
1. Pemeriksaan kehamilan dini
2. Kontak dini kehamilan trimester I
3. Skrining untuk deteksi
4. ANC Berdasarkan Kebutuhan Individu
sesuatu untuk semuanya, tetapi lebih untuk yang membutuhkan sesuai dengan kebutuhannya.

Resiko Tinggi Ibu hamil dengan faktor resikonya dapat diamati dan ditemukan sedini mungkin pada awal kehamilan pada ibu hamil yang masih sehat dan merasa sehat. Skrining Antenetal
Melakukan Deteksi dini Resiko Tinggi ibu hamil dengan macam faktor resikonya.
BATASAN FAKTOR RESIKO PADA IBU HAMIL
• KELOMPOK FR I/ Ada potensi resiko
1. Primi Muda : Terlalu Muda hamil pertma umur 16 tahun atu kurang
2. Primi Tua : a. Terlalu tua, hamil pertama umur 35 tahun atau lebih
b. Terlalu lambat hamil. Setelah kawin 4 tahun lebih
3. Primi Tua : Terlalu lama punya anak lagi, terkecil 10 tahun lebih
Sekunder
4. Anak Terkecil : Terlau cepat punya anak lagi, kurang 2 tahun
<2 tahun
5. Grende Multi : Terlalu banyak punya anak 4 atau lebih
6. Umur ≤ 35 tahun : Terlalu tua, hamil umur 35 tahun atau lebih
7. Tinggi Badan
≤ 145 : Terlalu pendek pada hamil pertama, kedua atau lebih belum pernah melahirkan normal dengan bayi cukp bulan dan hidup.
8. Pernah Gagal
Kehamilan : Pernah gagal pada kehamilan yang lalu hamil yang pertama gagal Hamil ketiga/ lebih mengalami gagal 2 kali
9. Pernah Melahirkan
Dengan : a. Tarikan
b. Uri dikeluarkan oleh penolong dari dalam rahim
c. Pernah diinfus/ transfuse pada pendarahan post partum
10. Bekas Operasi
Sesar : Pernah melahirkan bayi dengan operasi sesar sebelum kehamilan ini
• KELOMPOK FR II/ Ada Resiko
11. Ibu Hamil Dengan Penyakit :
a. Anemia : Pucat, lemas badan lekas lelah
b. Malaria : Panas Tinggi, Menggigil keluar keringat, sakit kepala
c. Tuber Colosa Paru : Batuk lama tidak sembuh-sembuh, batuk darah badan lemahlesu dan kurus
d. Payah Jantung : Sesak nafas, jantung berdebar, kaki bengkak
e. Penyakit lain : PSM
12. Preeklamsi Ringan : Bengkak tungkai dan tekanan darah tinggi
13. Hamil Kembar/ gemeli : Perut ibu sangat membesar, gerak anak terasa di beberapa tempat
14.Kembar Air/ Hidramnion : Perut ibu sangat membesar, gerak anak tidak begitu terasa, karena air ketuban terlalu banyak, biasanya anak kecil
15.Bayi mati dalam : Ibu hamil tidak terasa gerakan anak lagi kandungan
16. Hamil lebih bulan
(Serotinus) : Ibu hamil 9 bulan dan lebih 2 munggu belum melahirkan.

17. Letak Sungsang : di atas perut : kepala bayi ada diatas dalam rahim , * Kelainan letak sungsang : Rasa berat (nggandol) menunjukkan letak kepala janin
18. Letak Lintang : Disamping perut : kepala bayi didalam rahim terletak dosebelah kanan atau kiri
• KELOMPOK FR. III/ Ada Gawat Darurat
19. Perdarahan sbl bayi lahir : Mengeluarkan pada waktu hamil, sebelum kelahiran bayi
20. Preeklamsia Berat/
Eklamsia : Pada hamil 6 bulan lebih : sakit kepala, atau pusing, bengkak tungkai/ ditambah dengan terjadi kejang-kejang

Deteksi dini penyulit persalinan
• Partograf pada setiap persalinan kala I aktif
- Djj
- Air Ketuban U,J,M,D
- Molase
- Ø
- Penurunan kepala
- Waktu
- Jam
- Kontraksi
- Oksitosin
- Obat
- Nadi, TD, Temp
- Protein, Aseton dan volume urin
Deteksi dini komplikasi masa nifas
• Anemia
1. Risiko ini terjadi bila ibu mengalami perdarahan yang banyak, apalagi bila sudah sejak masa kehamilan kekurangan darah terjadi. Di masa nifas, anemia bisa menyebabkan rahim susah berkontraksi. Ini karena darah tak cukup memberikan oksigen ke rahim.

• Eklampsia dan preeklampsia
Selama masa nifas di hari ke-1 sampai 28, ibu harus mewaspadai munculnya gejala preeklampsia. Jika keadaannya bertambah berat bisa terjadi eklampsia, dimana kesadaran hilang dan tekanan darah meningkat tinggi sekali. Akibatnya, pembuluh darah otak bisa pecah, terjadi oedema pada paru-paru yang memicu batuk berdarah. Semuanya ini bisa menyebabkan kematian.
• Perdarahan postpartum
1. Perdarahan ini bisa terjadi segera begitu ibu melahirkan. Terutama di dua jam pertama yang kemungkinannya sangat tinggi
2. terjadi perdarahan, maka tinggi rahim akan bertambah naik

Involusi TFU Berat Uterus
Bayi lahir Setinggi Pusat 1000 gram
Uri Lahir 2 Jari b/ pusat 750 gram
1 minggu ½ pusat sympisis 500 gram
2 minggu Tidak teraba 350 gram
6 minggu Tambah kecil 50 gram
8 minggu Sebesar normal 30 gram
• Depresi masa nifas
1. Terjadi terutama di minggu-minggu pertama setelah melahirkan, di mana kadar hormon masih tinggi.
2. Gejalanya adalah gelisah, sedih, dan ingin menangis tanpa sebab yang jelas.
3. Tingkatannya bermacam-macam, mulai dari neurosis atau gelisah saja yang disertai kelainan tingkah laku, sampai psikosis seperti penderita sakit jiwa dan kadang-kadang sampai tak sadar, seperti meracau, mengamuk, dan skizofrenia. Situasi depresi ini akan sembuh bila ibu bisa beradaptasi dengan situasi nyatanya.
• Infeksi masa nifas
1. Pada saat nifas, adanya darah yang keluar merupakan proses pembersihan rahim dari sel-sel sisa jaringan, darah, lekosit, dan lainnya.
2. Gejala infeksi nifas tergantung pada bagian tubuh yang diserang. Pada minggu-minggu pertama, gejala yang terjadi akibat perluasan infeksi biasanya belum terlihat. Setelah infeksi berkembang lebih lanjut, barulah gejala berikut mulai terlihat.
3. Bila infeksi terjadi pada daerah antara lubang vagina dan anus, bagian luar alat kelamin, vagina atau mulut rahim , biasanya timbul gejala, yakni:
- Rasa nyeri dan panas pada tempat yang terinfeksi.
- Kadang-kadang, rasa perih muncul ketika buang air kecil.
- Sering juga disertai demam.
4. Bila terjadi infeksi pada selaput lendir rahim , gejalanya bisa dikenali dari cairan yang keluar setelah melahirkan. Cairan ini seringkali tertahan oleh darah, sisa-sisa plasenta atau selaput ketuban. Padahal, ini mengakibatkan gejala berikut:
- Suhu tubuh meningkat.
- Rahim membesar disertai rasa nyeri.
5. Bila infeksi menyebar melalui pembuluh darah balik ke berbagai organ tubuh , seperti paru-paru, ginjal, otak, atau jantung, akan mengakibatkan terjadinya abses-abses di tempat tersebut.
6. Bila infeksi menyebar melalui pembuluh getah bening dalam rahim , dapat langsung menuju selaput perut atau kadang melalui permukaan selaput lendir rahim menuju saluran telur serta indung telur. Nah, gejala yang akan muncul berupa:
- Rasa sakit.
- Denyut nadi meningkat
- Suhu tubuh meningkat disertai menggigil.
7. Jika infeksi terjadi, ibu mengalami gejala demam tinggi dan nifasnya berbau busuk. Selain itu rahim bisa menjadi lembek dan tak berkontraksi sehingga bisa terjadi perdarahan. Meski infeksi ini jarang berakibat fatal, tapi bila terjadi komplikasi bisa menyebabkan kematian.

Pengertian Dokumentasi


Semua catatan dan laporan yang dibuat oleh bidan dalam memberikan asuhan pelayanan kesehatan kepada pasien/keluarga

Tujuan Dokumentasi
  1. Sebagai sumber data/informasi mengenai keadaan individu/keluarga
  2. Sebagai alat penilaian pelayanan yang diberikan
  3. Memberikan umpan balik (kualitas pelayanan)
Fungsi Dokumentasi
  1. Tersedianya data/informasi yang lebih nyata/fakta mengenai keadaan/tingkat kesehatan masyarakat
  2. Sebagai mekanisme pengawasan terhadap pelayanan yang diberikan
  3. Sebagai sumber data/informasi dalam pengembangan rencana pelayanan selanjutnya
  4. Mempertahankan standar pelayanan kebidanan secara optimal
Keuntungan dokumentasi
  1. Meningkatkan kemampuan bidan dalam pengkajian fisik
  2. Melaksanakan komunikasi yang baik
  3. Mengembangkan cara pendekatan yang lebih baik terhadap individu dan keluarga
  4. Sebagai tanda bukti tindakan/asuhan kebidanan
Kriteria Dokumentasi
  1. Efektif dan efisien
  2. Sesuai kebutuhan
  3. Lengkap
  4. Teliti
METODE DOKUMENTASI

• SOAPIER
• SOAPIE
• SOAPIED
• SOAP

Asuhan Kebidanan Menurut Varney (1997)

1. Pengkajian
2. Interpretasi data
3. Diagnosa potensial
4. Anticipatory ( Kebutuhan terhadap tidakan segera)
5. Intervensi
6. Implementasi
7. Evaluasi

Minggu, 15 April 2012

Metamorfosa Kehidupan

Metamorfosa? Atau sama halnya dengan metamorfosis? Kaya kupu-kupu aja bermetamorfosis sih? hehe
Manusia selalu berubah dari waktu ke waktu seperti halnya seseorang yang berubah dari pendiam yang tak berdaya jadi berani melawan. hehe melawan kejahatan kaya power ranger gkgk
Sifat yang pendiam sangat tertutup dari lingkungan sekitarnya. Hanya berteman alam yang kadang tak menentu dan keluarganya saja. Kehidupannya sangat tertutup bahkan saat disekolahpun yang bisa berbicara dengannya hanya gurunya saja. wah,,, orang yang aneh ya??? Tapi,, ini kisah nyata loh :)
Setiap hari yang dilakukannya hanya berdiam diri disudut kelas dengan buku yang dibacanya. Terkadang temannya selalu menjahillinya sampai dia menangis dan hanya bisa menangis tiap kali dijahili temannya. Bisa ditebak yang selanjutnya terjadi bukan? Ya,, Pasti gurunya datang menghampiri dan menenangkannya.  Hal seperti itu terus berlanjut dan temannya semakin senang saja menjahilinya. Hampir setiap hari dia menangis dan hampir setiap hari juga pulang dalam keadaan menangis.
Dia hanya diam dan membisu tiap kali ditanya mengapa dia menangis. Yang bisa dilakukannya hanya memendam semua perasaannya. Orang disekitarnya tahu persis apa yang dialami olehya tapi dia hanya diam dan terus diam. Hingga dia masuk ke jenjang pendidikan selanjutnya masih tetap begitu. Dia hanya bisa diam disudut sekolah dengan peralatan sekolahnya. Dia membaca buku dan bermain-main dengan alat tulisnya. Menjadi sutradara untuk tokoh-tokoh hayalannya. hadeuh,,, malang bener sih :(
Tahun demi tahun berlalu dan dia masih saja diam tak banyak bicara. Di tahun ke 5 dia mulai mau berbicara banyak, tak lagi memendam perasaannya. Sakit diutarakannya senang di ungkapkannya. Tak lagi banyak hari dihabiskannya untuk menangis meskipun terkadang masih menangis. Air matanya seakan tak ada habisnya mengalir dan terus mengalir. Hingga tahun terakhir air matanya tak henti mengalir. Meskipun di tahun terakhir dia sudah berubah bisa sedikit melawan.
Semua bisa terlewati meskipun sakit selalu terasa. Malangnya nasibnya tak sedikitpun dia menyimpan dendan pada semua yang selalu menyakitinya. Semua telah dimaafkan meskipun tak dipungkiri perasaan itu tetap membekas dan luka tetaplah menjadi luka.
Tahun berikutnya tak ada luka yang melebihi luka saat kemarin. Dia mulai sedikit merasakan diterima dan mendapat pengakuan secara umum oleh orang disekitarnya. Kebahagiaan menghampirinya meski memang luka itu terlampau dalam melukai hati dan perasaannya. Perlahan luka itu terkikis dengan sendirinya. Dia mulai memiliki banyak teman meskipun terkadang hanya memanfaatkannya saja. Lagi-lagi malang yang diterimanya :(
Tapi, entah apa yang ada dalam hatinya semua dimaafkannya begitu saja. Meski tak dipungkiri hatinya sakit dan terluka. Terkadang dia dia menangis sedih menanyakan perihal kehidupannya yang tak kunjung damai dengan sekitar. Namun, mungkin sudah menjadi jalannya dia begitu dan harus diterima dengan keikhlasan. fiuh,,, bagaimana rasanya menjadi seperti itu. Hidup enggan matipun tak mau kayanya deh hehe
Bertahun dilaluinya dengan sedikit bekal rasa sabar dan sedikit belajar keikhlasan menjadikannya sedikit tegar dan sedikit menitikkan air mata. Mungkin air mata itu jika dikumpulkan bisa terbentuk kolam yang besar yang terisi penuh. hehe dramatis sekali
Memang yang namanya hidup tak mesti jalannya lurus dan tak berbatu. Jalannya kadang berbelok bahkan berkelok, berbatu bahkan sangat bergelombang, namun inilah realita kehidupan. Ambillah hikmah dan pelajaran dari cerita ini. Berusahalah menjadi yang terbaik selama kita mampu. Jangan sampai hidup kita menjadi sia-sia.

Sekian goresan dari saya 
~LL09~

Sabtu, 14 April 2012

Menjadi Tangan TUHAN di Muka BUMI

Happy weekend semuanya...
Untuk kali ini saya mau menulis tentang menjadi tangan tuhan di muka bumi.
Emang bisa ya manusia jadi tangannya Tuhan? hehe pasti saya dibilang ngawur nih tapi ga apa :D
Yang dimaksud jadi tangan Tuhan disini bukan tangan dalam arti sebenarnya. Yups,,, yang saya maksud itu jadi kepanjangan tangan Tuhan di muka bumi ini dengan mempermudah orang lain. Ko bisa disebut tangan Tuhan sih? Kalau menurut saya pribadi bisa lah kan manusia itu tanpa dibantu Tuhan gak akan bisa melakukan apapun! hehe emang bener kan manusia gak punya daya upaya apapun? Jadi statement saya ga salah dong? hehe bela diri nih
Pernah denger "rezeki itu udah ada yang ngatur"? yang mengaturnya siapa? Tuhan kan? Bener? Kalau saya bilang Ya!!! Karena adanya kita semua manusia di muka bumi ini karena diciptakan oleh Tuhan. Lalu, apa hubungannya rezeki dengan manusia yang jadi tangan Tuhan? Bukankah Tuhan telah mengaturnya? Ya,, emang Tuhan sudah mengatur semuanya tapi, apa Tuhan langsung memberikannya pada manusia? Tentu tidak!!! Ya,, tidak untuk zaman sekarang ini. kalau di zaman Nabi dan Rasul memang ada saat Tuhan memberi langsung pada manusia tapi itu juga melalui Nabi dan Rasul. Jadi, manusia bisa menjadi tangan Tuhan dengan jalan mempermudah orang lain.
Andai kita mau merenung sebentar saja kalau kita manusia diciptakan untuk saling membantu, mempermudah kehidupan manusia yang lain, menjadi bagian dari jalan Pengasih dan Penyayangnya Tuhan pada segenap manusia. Tapi, bukan berarti kita harus selalu mengutamakan orang lain sebelum diri kita sendiri dan keluarga kita. Karena utamanya kita manusia bisa membantu diri sendiri lalu ke keluarga kita baru ke orang yang di sekitar kita.
Mempermudah orang lain menurut saya dari bemacam sudut:
~ Seorang Anak dengan tidak banyak permintaan ke orang tuanya
~ Seorang Ibu dengan membuat kehidupan dirumah nyaman
~ Seorang Ayah dengan membuat keluarganya terlindungi
~ Seorang Istri dengan menghormati dan menghargai suaminya
~ Seorang Suami dengan menjaga dan menghargai istrinya
~ Seorang Atasan dengan bersikap adil pada semua bawahan
~ Seorang bawahan dengan memberi pelayanan yang baik pada konsumen
~ Seorang Kekasih dengan saling memberi dukungan
Mungkin cukup sekian goresan saya di pagi Minggu ini

Senin, 09 April 2012

sahabat itu saling mengerti

Teman jadi sahabat itu wajar bahkan jadi kabar sangat baik tapi kalau teman jadi musuh? Wah??? Ko bisa sih??? Ya bisa ajja lah wong yang jadi sahabatnya egois. Jah,,, Egois??? Ko bisa bilang gitu sih??? hehehe... Sayanya kali ya yang egois??? Bukan kali lagi tapi emang saya yang egois!!! Menghukumi diri sendiri aja biar gak jadi hakim tak adil. weleh,,, ngomong apa aku ini???
Terimakasih untuk semua yang telah mengganggap diri ini sebagai sahabat mereka. Maaf jika selama ini saya selalu dengan ego saya. Sungguh saya sangat berterima kasih atas semuanya. Mungkin memang saya yang tak pantas untuk dijadikan sahabat oleh kalian. fiuh,,, saya lelah selalu mengalah tapi harus mengalah agar tak jadi masalah. Egois lagi dah hehehe :D
Kapan saya gak egois sih??? Saat sama pasangan??? Ya,,, itulah yang selalu jadi masalah dalam hal ini. Saya lebih mentingin pasangan ketimbang sahabat saya. Hadeuh,,, Sayanya bingung :( wkwkwk
Opsinya saya harus milih lebih mentingin sahabat apa pasangan saya??? atau opsi lain sayanya dibagi 2 aja??? gkgkgk lucu kayaknya kalau saya dibagi 2??? Tapi,,, yang jadi pertanyaan bisa gak saya dibagi 2??? Jawabannya ya pasti gak bisalah!!! Saya kan manusia punya tubuh utuh yang gak bisa dibagi secara fisik!!! Emang saya manusia ya? hahaha banyak teman yang bilang saya manusia tapi manusia yang aneh gkgkgk lucu dah kalau inget julukan itu. Lucu banget sampe nempel terus kata-katanya. Biar aja dah saya mau dibilang aneh atau apa pun itu saya gak peduli !!! Apatisnya mulai dah :D
Lebih cocok jadi orang apatis ketimbang orang care kayaknya. Walah,,, mulai dah nyalahin diri sendiri. hehehe Tapi memang gitu sih kenyataannya. Gak peduli dah sama orang nilai saya gimana juga. Yang penting saya mah gak nyusahin orang. Prinsip hidup yang gak bisa ditawar dengan apa pun. kayak yang punya prinsip ajja tuh!!! gkgkgk menertawai keadaan ini.
Lucu,,, saya melihat dari segi humornya ajja deh ketimbang saya pusing kalau dilihat dari segi serius sih. hehehe. nyari praktis ajja
Emang salah saya terlalu egois dan keras kepala. Tapi apa pun yang saya lakukan saya siap untuk bertanggung jawab ko! nantangin malahan hehehe sok berani padahal mah ciut!!! eitzzzz tunggu dulu! saya bukan orang yang tak bertanggung jawab ya!
Bagi saya hargai dulu orang kalau mau dihargai dan mengerti orang kalau mau dimengerti. Tapi, dari dulu saya mah perasaan selalu menghargai dan mengerti orang lain dah ckckck mulai dah ngaku-ngaku. Tapi, emang bener gitu ko. (berusaha meyakinkan)
Feedback...
Ceritanya berawal saat saya sedang butuh jalan pemasukan dana. Saya ditawari bisnis MLM yang dia "sahabat" saya jalani. Saya yang sedang bingung ya ikut aja barang kali ada nasib saya disini. Mulai saat itu kami dekat dan semakin dekat meskipun saya tak sedikitpun menemukan hasil dari bisnis ini. fiuh,,, lagi butuh dana malah gak hasil :(
Kami dekat bahkan saya dekat sekali dengan keluarganya terutama mamahnya. hehehe perasaan saya ajja mungkin. Biasa ajja kalau menurut saya sih. saya berteman biasa, tak ada yang saya perlakukan istimewa. Semua sama bagi saya baik itu yang care sama saya atau pun yang tak suka sama saya hanya bedanya kalau yang care saya lebih bisa untuk dekat kalau yang tak suka sih saya gak peduli. Mereka tak saya istimewakan karena cukup sakit hati saya dulu menganggap seorang teman itu istimewa (sahabat.red). Apa pun asal teman saya senang saya lakuin meskipun itu membuat saya lelah. fiuh,,, dimanfaatkan saja. tapi, lagi-lagi itu mungkin hanya perasaan saya ajja.
Hareuh,,, ko jadi rumit begini sih??? Saya kan gak pernah ngeganggu kehidupan mereka. Saya selalu membebaskan apa yang jadi kehendak mereka tapi kenapa hidup saya jadi ribet begini???
Aduh,,, ada yang gak beres nih kayaknya. fiuh,,, sayanya mau nangis aja deh. mulai,,, kumat manjanya :'(
Ada yang salah nih sama hidup saya kayaknya. Tapi??? Apa yang salah? Salah saya menjalin kasih dengan pasangan saya? Salah saya terlalu dekat dengan pasangan? Salah saya lebih sering dengan pasangan?
Ko ya jadi saya nyalahin diri sendiri gini? Tapi, dari pada nyalahin orang lain mending ngaca diri dulu.
Awalnya saya biasa ajja nanggapin ini tapi ko ya lama-lama bikin risih sih? Sayanya yang terlalu berlebihan apa ya nanggapinnya? Tapi, Pasangan saya juga merasakan hal ini aneh. Ko bisa dibilang aneh sih? Ya bisa lah!!! Gimana mau gak dibilang aneh coba? Saya itu meskipun orang mengejek bahkan mencaci maki saya gak pernah peduli. Tapi, dia sampai marah saat mereka mengejek saya. Saya terima kasih untuk pembelaannya tapi saya tak ambil pusing karena itu hak mereka untuk menilai hidup saya. Hampir saya perhatikan dia selalu merasa tak menerima saat saya dekat dengan yang lain.
Saya tuh kurang bagaimana sih memperlakukan kalian? Saya selalu ikuti keinginan kalian jika saya sanggup melakukannya! Masalah saya sekarang kurang dekat dengan kalian karena saya punya prioritas yang lain dan bukan hanya dengan pasangan. Saya rasa kalian juga mengerti karena kalianpun sedang menjalaninya. Pasangan saya bahkan membebaskan saya untuk saat bersama kalian tak pernah komplain. Tapi?? Apa balasannya? Kalian bersikap seperti itu? Kalian tak pernah mangerti apa yang saya rasakan! Saya tuh lelah! Capek! Saya mau refreshing! Mengertilah sedikit! Lagi pula waktu saya juga lebih banyak bersama kalian selama ini! Untuk apa Posting begitu? Kurang saya mengerti?! Kurang saya memahami?! Apa saya harus selalu bersama kalian?
Tentu tidak !!! karena saya punya kehidupan diluar bersama kalian! Saya kelak akan punya kehidupan lain bersama pasangan saya! Saya pernah ngeganggu hubungan kalian? Tidak! Saya cuma memberi gambaran atas apa yang jadi masalah kalian! Saya gak mau kalain merasakan sakit yang saya rasa! Tapi, apa kalian memahami itu? Mengertikah kalian akan pengkhawatiranku?
Sama sekali tidak!!! Yang kalian pikirkan hanya kebersamaan saat ini dan terus bersama!!! Saya punya banyak rencana yang tak perlu kalian tahu. Cukup hanya saya yang tau apa yang ada dalam rencana kehidupan di masa depan saya!
Apa sih yang jadi masalah bagi kalian? saya sudah sering bilang kalau ada hal yang mengganggu silahkan konfirmasi sama saya! Apa ucapan saya kalian dengar? Apa itu yang dinamakan sahabat? Apa itu yang dinamakan teman? Yang perlu kalian pahami sahabat itu saling mengerti bukannya menuntut untuk selalu bersama! Saya juga punya sahabat dari zaman saya SMP sampe sekarang tapi kita gak mesti sama2 karena kita mengerti dan memahami!
Saya maklumi kalian tak ingin saya sakit lagi tapi gak dengan cara kalian memusuhi pasangan saya!
Apa salah pasangan saya sama kalian!
Saya harap bagi semua yang mengaku sahabat jangan seperti itu! Saya merasa terkekang dengan keadaan ini! Jangan sampai ada sahabat2 lain yang merasakan hal yang sama!






~LL09~ 

Jumat, 06 April 2012

Mengenal, memilih kemudian mengerti

Mengenal, memilih kemudian mengerti???
Ahay... Yang ada dalam benak sahabat sekalian tetang judul posting kali ini apa ya? Yang admin tebak sahabat sekalian pasti berpikiran ini tentang cinta <3 Love Love gitu deh. hehehe
Tulisan sedikit mellow di pagi yang dingin hehehe kalau disini mah dingin.
Sudah berapa kali sahabat sekalian merasakan jatuh cinta? ahaha cinta??? adminnya mellow nih :D
Ya,,, tulisan kali ini tentang cinta dan dua hati yang saling mencinta.
Tahapan cinta itu mengenal, memilih dan mengerti. Kayak adminnya ngerti aja tuh hehehe. Tapi kurang lebih seperti itulah tahapan dalam cinta.
Remaja yang baru mengenal cinta lebih mengandalkan emosinya dalam mengenal cinta. Ketertarikan yang lebih pada fisik yang tampan atau yang cantik.
ABG??? Apa tuh??? Anak Babe Gue???
Anak Baru Gede alias remaja baru yang mulai kenal cinta ckckck lebay nih adminnya
Remaja emang identik dengan yang namanya cinta atau lebih tepatnya cinta monyet. hahaha cinta monyet??? ko bisa dibilang cinta monyet sih? Cinta yang begini sebagai bunga penghias kehidupan remaja.
Kisah cinta remaja yang masih labil selalu penuh emosi dan keegoisan. Ko bisa dibilang gitu? Ya bisa... Yang namanya remaja jatuh cinta kebanyakan dari fisiknya dulu. Ketertarikan yang pasti akan hilang terkikis umur dan zaman.
Tahap selanjutnya pada remaja yang beranjak dewasa.
Pada remaja yang beranjak dewasa cintanya mulai memilih. Memilih bukan karena ketampanan atau kecantikan semata. Mulai hati yang berbicara hahaha hati bisa berbicara gitu??? Ya bisa lah,,,, kan yang bisa denger cuma yang punya hatinya aja. Tak sedikit juga melihat dari sisi materi memilihnya. Nah lo??? Ko materi sih? Tapi, gak semua begitu ko.
Ya,,, realitanya begitu pada saat ini. hehehe Kalau admin sih gak ya :)
Pada masa ini materi jadi pertimbangan untuk menjalani sebuah hubungan karena mulai berpikiran serius untuk masa depan. Serius??? Ya,, harusnya sih seperti itu.
Masa ini rentan sekali untuk dikatakan cewe matre ataupun cowo matre. Masih jaman tipu-tipu muslihat mengatasnamakan cinta. wkwk
Kalau kata lagu sih "ada uang abang disayang ga ada uanng abang ditendang" hahay... kejem amat ya.
Tapi semua kembali lagi pada pribadi masing-masing lah. Tinggal pilih mau jadi milih karena hati apa milih karena materi. Kalau admin lebih milih karena hati. :)
Gimana cinta orang dewasa??? Harusnya sih menurut tahapannya sudah dalam tahap mengerti. Mengerti dalam hal ini tak seperti pelajaran ataupun keilmuan. Mengerti disini mau menerima dengan sadar dan tanpa paksaan mau menerima segala kekurangan cinta yang telah dikenal dan dipilihnya.
Cinta ditahap ini berlaku buat yang cinta pada tahap sebelumnya memilih karena hati yang tulus. karena cuma hati yang tulus yang mau menerima, mengerti pasangannya. Mauuuuu???
Siapa yang ga mau sih dicintai dan disayangi dengan ketulusan hati? Alhamdulillah ketulusan itu admin rasakan dari seorang yang kini selalu menemani. Terima kasih cinta :)
Ko jadi ngomongin di sendiri sih???
Untuk yang mau mendapat tahap ini jangan coba menilai pasangan dari materinya apa lagi fisiknya. Kacau nantinya kalau masih menginjak ditahap sebelum-sebelumnya. Terus harus bagaimana???
Harusnya sih kan udah serius untuk melangkah di jenjang yang lebih yaitu pernikahan. Pernikahan??? Sudah siap kah??? Kalau ga disiapin gimana mau siap???
Banyak yang bilang "Aku mau menikah dengan orang yang sempurna". Lah??? gak ada manusia yang sempurna didunia ini. Harusnya jadi "Aku menikah untuk menyempurnakan hidupku".
Ada lagi yang bilang " Aku mau nikah tapi aku masih seperti ini (belum punya harta)". Tapi, banyak yang nikah saat merintis itu dicukupkan hartanya untuk kehidupannya.
Sekarang tinggal sahabat sekalian pilih mau cinta yang seperti apa?
Sekian dulu semoga bermanfaat :)



~Lhu 09~ <3 ~Dha 04~

Sabtu, 31 Maret 2012

Negara, Kebijakan dan Mahasiswa

Negara???
Apasih negara itu???
hehehe... Saya sendiri bingung kalau ditanya negara itu apa?
Yang saya tau kalau saya tinggal di negara kita tercinta ini INDONESIA. Negara yang kata orang punya kekayaan alam, budaya dan intelektual yang sangat luar biasa melimpah. Dan memang kenyataannya INDONESIA itu kaya kok. #mengakui kelebihan negara
Tapi,,,, apakah kekayaan itu sudah dimanfaatkan untuk kesejahteraan masyarakatnya???
Jawabannya "Belum" karena sekarang ini tak sedikit pejabat yang berwenang dalam sektor-sektor kaya penghasilan untuk devisa, APBN dan APBD malah memperkaya diri sendiri. #tak bermaksud mendiskriminasi tapi melihat secara objektif
Kebijakan???
Siapakah yang mempunyai hak untuk mengeluarkan kebijakan?
Kalau bicara kebijakan kayaknya gimana gitu....?
Dinegara kita tercinta INDONESIA yang katanya memiliki ideology demokrasi pancasila selalu erat kaitannya dengan musyawarah mufakat dengan wakil2 rakyat yang telah dipilih oleh rakyat untuk mewakili aspirasinya dalam agenda musyawarah negara. Benar seperti itu?
Jawabannya tentu "Ya" !!! Karena saya juga warga negara yang sama memiliki hak pilih (saat pemilu kemarin saya sudah milih). hehehe
Lalu apa sekarang wakil rakyat yang sudah kita pilih bisa mewakili aspirasi kita? Pada kenyataannya sekarang wakil rakyat lebih mengutamakan partai mereka ketimbang keadaan, kondisi dan kesejahteraan rakyat. Memang tak semua seperti itu tapi dilihatnya sekarang ya seperti saat ini terjadi.
Seharusnya dalam suatu kebijakan yang dikeluarkan memiliki alasan yang logis yang dapat dijelaskan pada masyarakat. Tak hanya itu, harusnya lebih dipikirkan dampaknya baik yang positif maupun yang negatif. Kalau menurut agama sih banyakan yang manfaat atau yang mudharatnya? hehehe
Kalau banyak manfaatnya sih ya jalanin dan jangan takut ditanya masyarakat. Tapi, kalau lebih banyakan mudharatnya fikirin lagi deh dampaknya.
Ingat tiap-tiap makhluk adalah seorang pemimpin dan akan dimintai pertanggung  jawabannya. Kalau tiap makhluk berarti perorangan tapi ini kan menyangkut banyak orang. Nah looo banyak juga dosa yang di tanggung kalau banyak rakyatnya menderita karena kemudharatan kebijakan yang diambil pemerintah.
Faktanya sekarang belum juga kebijakan itu terwujud alias rumornya saja yang sudah beredar tapi segala kebutuhan masyarakat meningkat. Yang saya maksud itu semua harga naik dan ini akan mengakibatkan inflasi. Nah looo inflasi??? peristiwa tahun '60 sama '98 terulang lagi dong??? #geleng2 kepala

Mahasiswa???
Apa yang di dalam benak sahabat sekalian dengan kata "Mahasiswa" ? Tentunya kebanyakan dari sahabat sekalian Mahasiswa itu adalah seorang pemuda ataupun pemudi yang menuntut ilmu di jenjang pendidikan perguruan tinggi. Betul seperti itu?
Kalau saya pribadi setuju dengan statement mayoritas tersebut. Karena pada kenyataannya seperti itu. Yang sedang dalam pendidikan perguruan tinggi akan disebut sebagai mahasiswa.
Lalu, apa yang sahabat pikirkan tentang kewajiban seorang atau sekelompok mahasiswa?
Ya,,, mahasiswa itu di kuliahkan untuk belajar. Itulah keinginan orang tua mereka saat menguliahkan anaknya. Mahasiswa sebagai kaum intelektual seharusnya memiliki wawasan yang lebih luas, pola pikir yang berkembang dan tidak monotone terhadap perkembangan zaman apalagi perkembangan ilmu pengetahuan.
Tak sedikit mahasiswa yang memiliki keluarga dengan finansial menengah ke atas hanya sekedar mengejar gelar atau bahkan hanya sebagai menjaga gengsi keluarganya.
Mahasiswa sekarang lebih kritis terhadap pemerintahan. Sekarang semua harus transparant alias terbuka. Kita bukan lagi berada pada masa orde baru. Mana janjinya? Mana ucapan itu?
Hanya pemanis dibibir saja saat orasi pemilu??? Nihil!!! Nol Besar!!!
Bicara tentang Negara, Kebijakan dan Mahasiswa tak ubahnya membicarakan hal yang rumit (bagi saya)
Karena negara, kebijakan dan mahasiswa tak bisa untuk duduk berdampingan membicarakan kebijakan yang negara akan ambil. Begitu kan? Kalau menurut saya seperti itu karena untuk menyampaikan aspirasi masyarakat, mahasiswa menempuh jalan berdemo.
Demo yang pada akhirnya membuat banyak korban berjatuhan.
Mana ketuhanan yang maha esa?
Mana kemanusiaan yang adil dan beradab?
Mana keadilan sosial bagi seluruh rakyat INDONESIA?
Mana persatuan INDONESIA?
Mana kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan?
Saya memang belum menjadi warga negara yang bisa memberikan hal yang membanggakan negara ini tapi saya prihatin dengan keadaan yang seperti ini.






Minta komentarnya
~> Lhu 09 <~